Latest Post

 
Jejaringnews, Pasaman Barat (SUMBAR)___ Ribuan masyarakat antusias ikuti kegiatan Bhayangkara Run 2026 Road to Police Women Run menempuh rute sepanjang lima kilometer, yang digelar oleh Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu pagi (19/7/2026).

Terlihat kemeriahan dan semangat ribuan peserta dari berbagai kalangan usia yang datang dari wilayah Pasaman Barat dan Kabupaten/Kota lainnya di Sumatera Barat, bahkan ada juga peserta dari Provinsi Sumatra Utara, Kota Palembang, Kota Lampung yang ikut hadir sebagai peserta dalam kagiatan tersebut.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., MH mengatakan bahwa kegiatan Bhayangkara Run 2026 Road to Police Women Run menempuh rute sepanjang kawasan jalan protokol 32 dengan jarak tempuh lima kilometer.

"Kita laksanakan kegiatan ini dengan tujuan untuk kebugaran tubuh dan sebagai bentuk kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, " ujarnya.

Kapolres menjelaskan, total peserta mencapai 1.670 orang dari berbagai kalangan usia dari wilayah Pasaman Barat maupun kabupaten/kota di Sumatera Barat, dan ada juga peserta dari Provinsi Sumatra Utara, Kota Palembang dan Kota Lampung yang ikut hadir sebagai peserta kagiatan tersebut.

"Dalam kegiatan tersebut Panitia juga menyiapkan hiburan untuk menghibur para peserta, hingga berbagai hadiah doorprize menarik lainnya, " ungkapnya.

Ditambahkan, AKBP Agung mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana dan semua pihak serta seluruh pesetta yang telah mendukung kegiatan ini, semoga kedepannya silaturahmi dan kebersamaan antara masyarakat dengan Polri dapat terjalin seterusnya.

Dalam kegiatan Bhayangkara Run 2026 Road to Police Women Run para pemenang kategori putra yakni Juara I nomor dada 1151 Taufik, Juara II nomor dada 0019 Farit Erlangga, Juara III nomor dada 0049 Asel Ginting.

Sedangkan kategori putri Juara I diraih oleh nomor dada 0234 Jelita Optiani Laoli, Juara II nomor dada 0252 Safa Mahkota Aurelia, dan Juara III nomor dada 0511 Naylana Humaira. 

#Ril

Jejarinews, Pasaman Barat (SUMBAR)___ Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasaman kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika.Dua

pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu dan ganja berhasil diamankan dalam penggerebekan di sebuah rumah di Pasar Inpres Tapus, Nagari Padang Gelugur, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman.

Kedua tersangka masing-masing berinisial J (33) dan AR (30). Keduanya ditangkap pada Minggu (19/7/2026) saat berada di dalam rumah milik J di kawasan Pasar Inpres Tapus.

Kapolres Pasaman AKBP Muhammad Agus Hidayat, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Pasar Inpres Tapus. Informasi itu juga mengarah kepada seorang warga berinisial J yang diduga berperan sebagai pengedar sabu dan ganja.

“Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Opsnal Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan secara intensif untuk memastikan kebenaran informasi tersebut,” ujar Kapolres.

Setelah memperoleh bukti awal yang cukup, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pasaman yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba AKP Fahrul Roji, bergerak melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka.

Dalam penggeledahan di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Barang bukti tersebut terdiri atas dua paket sabu siap edar, satu kaca pirek berisi sisa sabu, delapan paket ganja yang telah dikemas, satu set alat hisap sabu (bong), mancis, amplop bubble, timbangan digital, potongan sedotan plastik, dua bungkus plastik klip bening ukuran kecil, serta satu unit telepon genggam merek Poco.

Selain itu, polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp250 ribu yang diduga merupakan hasil transaksi penjualan narkotika.

Kapolres menjelaskan, seluruh barang bukti tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Sementara kedua tersangka langsung dibawa ke Mapolres Pasaman Selain itu, polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp250 ribu yang diduga merupakan hasil transaksi penjualan narkotika.

Kapolres menjelaskan, seluruh barang bukti tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Sementara kedua tersangka langsung dibawa ke Mapolres Pasaman guna menjalani pemeriksaan intensif. menjalani pemeriksaan intensif.

#Ril  

Jejaring, Dharmasraya (SUMBAR)___ Polres Dharmasraya menggelar press release capaian kinerja penegakan hukum selama bulan Juli 2026. Dalam konferensi pers yang berlangsung di Lobby Mapolres Dharmasraya, Jumat kemarin (17/7/2026).

Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., memaparkan keberhasilan jajarannya dalam mengungkap berbagai tindak pidana, mulai dari kasus kriminal umum hingga peredaran narkotika.

AKBP Kartyana menyampaikan bahwa sepanjang Juli 2026, situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Dharmasraya tetap terjaga kondusif berkat kerja keras personel di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan empat kasus menonjol yang berhasil diungkap oleh Satreskrim, di antaranya:
• Kasus Pembunuhan: Tersangka berinisial FR diamankan terkait aksi pembunuhan yang dipicu oleh rasa sakit hati akibat perselisihan dan penghinaan dari korban.
• Kasus Penipuan/Penggelapan: Tersangka berinisial IK ditahan atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan.
• Kasus Penadahan: Tersangka AH diamankan atas dugaan tindak pidana penadahan barang bukti kejahatan.
• Kasus Penggelapan Kendaraan: Tersangka MTH diringkus dengan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Scoopy beserta kelengkapan dokumennya.

Selain kasus kriminal umum, Satresnarkoba Polres Dharmasraya mencatat capaian signifikan dengan mengungkap 7 kasus narkotika dalam satu bulan. Dari tujuh tersangka yang berhasil diamankan, polisi menyita barang bukti berupa:
• 67, 84 gram sabu-sabu.
• 3, 61 gram ganja.
• 2 butir pil ekstasi.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja dalam menjaga Kamtibmas, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro memberikan penghargaan kepada sejumlah personel berprestasi.

Pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam melayani masyarakat.

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran PJU Polres, para Kapolsek, serta puluhan awak media tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab dan gelar barang bukti. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga pukul 12.00 WIB.

“Kami terus berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Keberhasilan pengungkapan ini adalah hasil sinergi seluruh elemen di Polres Dharmasraya, ” ujar Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., di sela-sela kegiatan.

#Ril 

Jejaringnews, Dharmasraya (SUMBAR)--- Kapolres Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro mengatakan personel akan disiagakan untuk pengamanan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia antara Argentina melawan Spanyol Senin (20/7) dini hari.

"Kita siagakan personel yang akan memantau kondisi dan situasi keamanan di berbagai tempat, agar tercipta kondisi aman dan kondusif saat nobar nanti," katanya di Pulau Punjung, Minggu.

Ia mengatakan menjelang hingga pelaksanaan nobar personel akan berpatroli pada area-area tertentu sebagai langkah pencegahan tindak pidana kejahatan seperti pencurian kendaraan bermotor, tawuran, maupun gangguan keamanan lainnya.

Kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk menikmati pertandingan dengan penuh kegembiraan, serta tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan.

Ia mengimbau para pecinta sepak bola tetap menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan nobar, menghindari konvoi kendaraan, penggunaan knalpot bising, balap liar, maupun tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kemudian tetap mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, tidak mengemudi dalam pengaruh alkohol, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara, lanjut dia.

"Yang paling penting menghormati sesama pendukung. Menang atau kalah adalah bagian dari olahraga. Mari junjung tinggi sportivitas dan persaudaraan," ujarnya.

Ia mengajak masyarakat atau lembaga pemerintah yang mengadakan nobar di tempat umum, agar tetap memperhatikan kapasitas lokasi, menjaga kebersihan, serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.

"Lalu bagi masyarakat yang meninggalkan rumah untuk menyaksikan nobar, pastikan rumah dalam keadaan aman. Periksa kembali pintu dan jendela, matikan kompor serta peralatan listrik yang tidak digunakan," katanya.

Kapolres mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 yang dapat dimanfaatkan secara gratis untuk melaporkan tindak kejahatan maupun memperoleh informasi pelayanan kepolisian.

Layanan 110 ini merupakan solusi cepat dari Kepolisian yang dapat diakses secara gratis atau bebas pulsa untuk melaporkan tindak kejahatan maupun memperoleh informasi pelayanan Polri.

Sebagai informasi Pemerintah Daerah Kabupaten Dharmasraya memfasilitasi nonton bareng Final Piala Dunia 2026 dalam upaya menyediakan ruang kebersamaan bagi masyarakat untuk merayakan pesta bola empat tahunan itu.

Nonton bareng Final Piala Dunia 2026 digelar di Pelataran Kantor Bupati Dharmasraya dan di G-Cofee Koto Baru. Dalam kegiatan itu masyarakat akan dihibur dengan pertunjukan musik, bazar UMKM, dan door prize menarik.

#Ril/Rini

Jejaring, Lubuk Sikaping (SUMBAR)___ Momen sakral akad nikah Senly Lahiya Rafiqa, A.Md.Gz. dengan Ahmad Zhuriat, S.E. berlangsung penuh khidmat dan kehangatan di Gedung Syamsiar Thaib, Kompleks Kantor Bupati Pasaman, Lubuk Sikaping, Selasa (14/7/2026). Kebahagiaan kedua mempelai semakin lengkap dengan kehadiran sejumlah pejabat daerah yang turut memberikan doa dan restu.

Hadir sebagai saksi nikah dari pihak mempelai wanita, Bupati Pasaman Welly Suhery, S.T., sedangkan dari pihak mempelai pria hadir Kepala Cabang Samsat Lubuk Sikaping Nasriful Romika, S.Sos., M.M. Turut menghadiri prosesi tersebut Kepala UPTD PPD Payakumbuh Reflis, S.Sos., M.M., keluarga besar kedua mempelai, kerabat, serta para tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pasaman menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa kepada pasangan yang baru saja mengikrarkan janji suci pernikahan.
"Semoga ikatan suci yang baru saja dibangun ini menjadi awal perjalanan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, menumbuhkan rasa saling setia, saling melengkapi, serta menghadirkan kebahagiaan bagi kedua keluarga besar," ujar Welly Suhery.

Ucapan dan doa juga disampaikan Kepala Cabang Samsat Lubuk Sikaping, Nasriful Romika. Ia berharap Senly dan Zhuriat dapat membangun rumah tangga yang harmonis, penuh kasih sayang, serta senantiasa diberikan keberkahan dan kesejahteraan hingga akhir hayat.

Senly Lahiya Rafiqa (anak dari wartawan Media Wawasan wilayah Pasaman) diketahui bekerja di Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping, sedangkan Ahmad Zhuriat merupakan pegawai di Samsat Lubuk Sikaping.

Mempelai wanita merupakan putri pertama dari pasangan H. Nosrial, S.H. dan Hj. Yenris, S.E. Sementara mempelai pria adalah putra kelima dari pasangan Ujang Ilyas dan Iswanti.

Prosesi ijab kabul dimulai pukul 15.00 WIB dan berlangsung lancar dalam suasana penuh haru dan khidmat. Resepsi pernikahan kemudian dilaksanakan pada Rabu (15/7/2026) mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB di lokasi yang sama.

Kehadiran Bupati Pasaman, Kepala Cabang Samsat Lubuk Sikaping, serta para pejabat lainnya menjadi bukti eratnya jalinan silaturahmi yang telah terbangun dengan kedua keluarga mempelai. Momentum tersebut sekaligus menjadi wujud dukungan dan doa agar pasangan pengantin mampu membangun keluarga yang harmonis, bahagia, dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.

Seluruh tamu yang hadir turut mendoakan agar rumah tangga Senly Lahiya Rafiqa dan Ahmad Zhuriat menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta diberikan keberkahan, kesehatan, dan kebahagiaan dalam mengarungi kehidupan bersama.

#HNSH

Jejaring, Padang (SUMBAR)___ Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Festival Alek Nagari Nan XX Ke-III Tahun 2026 yang digelar di Komplek Kehakiman Cengkeh Nan XX, Kelurahan Cengkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Sabtu (11/7/2026).

Pembukaan festival berlangsung meriah dan dihadiri unsur Forkopimda, Anggota DPRD Kota Padang H. Yendril, tokoh adat, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda, serta masyarakat Nagari Nan XX yang antusias menyaksikan rangkaian kegiatan budaya tersebut.

Dalam sambutannya, Maigus Nasir mengapresiasi masyarakat Nagari Nan XX yang terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat serta budaya Minangkabau melalui penyelenggaraan Festival Alek Nagari.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa budaya lokal tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kota Padang, H. Yendril, yang telah memberikan dukungan melalui dana Pokok Pikiran (Pokir), sehingga Festival Alek Nagari Nan XX Ke-III dapat terselenggara dengan baik.

Maigus Nasir menjelaskan, Pemerintah Kota Padang bersama DPRD Kota Padang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kehidupan bernagari dan pelestarian budaya melalui pengesahan Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Minangkabau. Peraturan daerah tersebut diharapkan menjadi landasan dalam menjaga eksistensi adat sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

Festival Alek Nagari Nan XX bukan sekadar perhelatan adat, tetapi juga menjadi perayaan kekayaan budaya, tradisi, seni, dan kuliner khas Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun. Berbagai prosesi adat, pertunjukan seni tradisional, hingga sajian kuliner khas menjadi daya tarik utama yang memperlihatkan identitas masyarakat Nagari Nan XX Lubuk Begalung.

Kegiatan ini juga menjadi implementasi Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, Sinergi Nagari, yang mendorong kolaborasi antara pemerintah, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan nilai-nilai adat sebagai fondasi pembangunan.
Melalui semangat Tungku Tigo Sajarangan, sinergi seluruh unsur masyarakat diharapkan mampu membina generasi muda, memperkuat persatuan, serta mewariskan nilai-nilai luhur Minangkabau kepada generasi penerus.

Festival ini juga menjadi bentuk dukungan masyarakat terhadap upaya Pemerintah Kota Padang mewujudkan Padang sebagai UNESCO City of Gastronomy. Selain menampilkan kekayaan budaya, festival ini turut mempromosikan produk UMKM, kuliner tradisional, serta potensi ekonomi kreatif berbasis masyarakat.

Camat Lubuk Begalung, Ikrar Prakasa, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa Festival Alek Nagari Nan XX merupakan momentum penting dalam memperkuat identitas budaya masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan seluruh elemen di Kecamatan Lubuk Begalung.

"Festival Alek Nagari bukan hanya menjadi ajang pelestarian adat dan budaya Minangkabau, tetapi juga wadah memperkuat silaturahmi, persatuan, serta membangun rasa memiliki terhadap warisan budaya yang kita miliki. Pemerintah Kecamatan Lubuk Begalung akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang mampu menjaga nilai-nilai adat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM dan pariwisata budaya," ujar Ikrar Prakasa.

Ia juga mengajak generasi muda untuk terus mencintai budaya Minangkabau dan aktif mengambil peran dalam menjaga tradisi agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Adapun rangkaian kegiatan Festival Alek Nagari Nan XX Ke-III Tahun 2026 meliputi Lomba Marandang Tingkat Kelurahan, Lomba Malamang, serta Lomba Batagak Gala yang menampilkan kekayaan tradisi dan budaya Minangkabau.

Memasuki malam harinya, masyarakat disuguhkan berbagai pertunjukan kesenian tradisional Minangkabau yang menambah semarak suasana festival dan menjadi hiburan bagi seluruh pengunjung.

Rencananya, Festival Alek Nagari Nan XX Ke-III akan ditutup secara resmi oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, pada Minggu malam (12/7/2026) sebagai puncak rangkaian kegiatan.

Mengusung tema "Dari Nagari untuk Dunia: Melestarikan Adat, Memperkuat Sinergi Nagari, Mengokohkan Tungku Tigo Sajarangan, Mengangkat Cita Rasa, Menuju Padang Kota Gastronomi Dunia," festival ini menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas budaya Kota Padang sekaligus membuktikan bahwa adat dan budaya Minangkabau tetap hidup, berkembang, dan menjadi kekuatan dalam membangun daerah dari nagari menuju dunia.

#MEP

Jejaring, Padang (SUMBAR)___ Alizar Tanjung terpilih menjadi Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Provinsi Sumatera Barat periode 2026-2031, pada Musyawarah Daerah (Musda) IKAPI Sumatera Barat yang digelar Sabtu (27/6/2026) di ruang Theater Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang. Alizar Tanjung unggul meraih 25 suara, sedangkan pesaingnya Novic Ferial meraih 24 suara. 

Pimpinan sidang Armaidi Tanjung usai penghitungan suara menyebutkan, dengan perolehan suara tersebut, maka Alizar Tanjung ditetapkan sebagai Ketua IKAPI Sumatera Barat periode 2026-2031. “Sedangkan untuk penyusunan kepengurusan lengkap, disepakati peserta Musda IKAPI tujuh orang tim formatur. Masing-masing Ketua terpilih Alizar Tanjung sebagai ketua, didampingi Novic Ferial, Armaidi Tanjung, Resthy Anggreta Sari, Heru Sumaryanto,   Engriyo dan Ilham. Tim Formatur diberi waktu 15 hari untuk penyusunan kepengurusan lengkap IKAPI Sumatera Barat lima tahun ke depan,” tutur Armaidi Tanjung.

Musda IKAPI Sumatera Barat dibuka Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat Jumaidi, S.Pd, M.Pd, dihadiri Ketua IKAPI Sumatera Barat 2021-2026 Purwadi dan peserta dari 60 penerbit di Sumatera Barat. 

Jumaidi dalam sambutannya menyebutkan, pentingnya peran IKAPI yang menghimpun para penerbit dalam mendukung meningkatkan indeks membaca masyarakat. Penerbit yang menerbitkan buku merupakan jembatan antara penulis dengan publik. Penerbit menghasilkan buku yang merupakan karya para penulis, kemudian didistribusikan ke masyarakat, baik melalui toko buku, perpustakaan maupun kepada pembaca buku.

“IKAPI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari gerakan literasi. Terkait literasi jangan hanya tertuju kepada Dinas Perpustakaan. Karena literasi bisa oleh siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Karena aktivitas membaca tidak hanya di Dinas Perpustakaan. Aktivitas membaca bisa dilakukan di banyak tempat,” tutur Jumaidi.

Jumaidi berharap, Musda IKAPI Sumatera Barat akan melahirkan kepengurusan yang lebih kreatif, inovatif, dan bersama-sama mendorong peningkatan literasi membaca di tengah masyarakat. “Jangan takut dengan era digital yang menyaingi buku. Di banyak negara majuu saat ini, sudah mulai banyak juga yang kembali menggunakan buku dalam aktifitas belajar di lembaga pendidikan. Itu artinya, buku kembali dibutuhkan dalam proses belajar di sekolah atau di perguruan tinggi,” tutur Jumaidi.

Ketua IKAPI Sumatera Barat terpilih periode 2026-2031 Alizar Tanjung usai terpilih menyebutkan, agenda yang mendesak tentu menyusun kepengurusan lengkap. Selanjutnya Menyusun program kerja lima tahun ke depan dengan melibatkan semua pengurus yang sudah dipilih. 

“Terutama meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak, baik Pemerintah Daerah, Lembaga Pendidikan maupun pihak lainnya dalam mendorong pertumbuhan buku di Sumatera Barat. Bagaimana penerbit Sumatera Barat bisa berkembang lebih baik ke depannya,” tutur Alizar Tanjung Direktur Rumahkayu Pustaka Utama.

Usai pembukaan Musda, tujuh penerbitkan menyumbangkan 77 buku kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang yang diwakili Nurpitri. Masing-masing dari penerbit Pustaka Artaz, Afifa Utama, Jasa Surya, Suri, Langsung Terbit, Brimeta Publisher dan UMSB Press.

#Ril/Buya

 

Jejaring, Pasaman Barat (SUMBAR)___ Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Reskrim Polsek Gunung Tuleh, Polres Pasaman Barat mengungkap tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) dan menangkap seorang terduga pelaku berinisial AF (29). Kamis (25/6/2026) pada pukul 02.30 WIB.

Penangkapan terhadap AF merupakan bagian dari target operasi (TO) yang dilaksanakan jajaran Kepolisian dengan sandi Operasi Sikat Singgalang 2026, yang difokuskan pada pemberantasan berbagai bentuk tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto melalui Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata membenarkan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut.

Ia mengatakan, penangkapan dipimpin langsung oleh Kapolsek Gunung Tuleh Iptu Adean Putra didampingi Kanit Reskrim Polsek Gunung Tuleh Ipda R. Gultom bersama Tim URC Reskrim.

"Kita berhasil menangkap terduga pelaku di rumahnya sendiri yang berada di Jorong Kampung Pinang, Nagari Ranah Sungai Magelang, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat. Saat dilakukan penangkapan, terduga pelaku sedang tertidur lelap sehingga proses pengamanan berjalan dengan lancar," ujar Iptu A. Agung diruang kerjanya, Sabtu (27/6/2026).

Kasat Reskrim menjelaskan, AF ditangkap karena diduga melakukan pencurian dengan pemberatan di rumah milik korban Ade Sagita yang berlokasi di Jorong Air Dingin, Nagari Ranah Sungai Magelang, Kecamatan Gunung Tuleh.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam aksinya, pelaku diduga membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban, di antaranya satu set bor tangan, satu set speaker aktif, satu unit mesin potong (chainsaw), satu unit mesin bor tangan mini, satu buah kabel terminal, serta satu bilah parang.

"Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materiil dan kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Gunung Tuleh. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya identitas pelaku berhasil diketahui," jelasnya.

Lebih lanjut, Iptu A. Agung menerangkan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini berawal dari hasil penyelidikan petugas yang menemukan adanya barang hasil curian telah berpindah tangan.

"Diketahui salah seorang saksi bernama Rudi membeli satu set mesin bor tangan dari pelaku. Selain itu, korban juga menemukan satu set speaker aktif miliknya berada di rumah kakak terduga pelaku. Dari informasi tersebut, petugas melakukan pendalaman hingga akhirnya berhasil mengamankan AF beserta sejumlah barang bukti," terangnya.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Gunung Tuleh guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Penyidik juga masih melakukan pengembangan untuk melengkapi berkas perkara dan menelusuri kemungkinan adanya barang bukti lain yang belum ditemukan.

Atas perbuatannya, penyidik Unit Reskrim Polsek Gunung Tuleh menjerat AF dengan Pasal 477 ayat (1) huruf e dan huruf f Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Kasat Reskrim menegaskan bahwa Polres Pasaman Barat berkomitmen menindak tegas setiap pelaku tindak pidana, terutama yang menjadi sasaran dalam Operasi Sikat Singgalang 2026, demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman serta kondusif di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.

#Ril

Jejaring, Pasaman Barat (SUMBAR)___ Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik menggelar kegiatan sosial berupa peresmian peletakan batu pertama program bedah rumah milik seorang warga kurang mampu di Kampung Paju Anggang, Jorong Famili Koto Panjang, Nagari Anam Koto Utara, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (9/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi, para Pejabat Utama (PJU) Polres Pasaman Barat, PJ Wali Nagari Anam Koto Utara Hendri Fiterson, Bamus Nagari Anam Koto Utara, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Kinali.

Dalam sambutannya, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menyampaikan bahwa program bedah rumah yang dilaksanakan merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

“Ini merupakan salah satu wujud kepedulian Polri dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 guna membantu masyarakat yang kurang mampu melalui program bedah rumah,” ujar Kapolres.

Program bedah rumah tersebut ditujukan kepada Nenek Kartini yang saat ini berusia sekitar 80 tahun. Ia tinggal bersama dua orang cucunya yang masih berusia delapan tahun dan tiga tahun, yang merupakan anak yatim. Selama ini, Nenek Kartini menempati rumah yang sudah tidak layak huni sehingga membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.

Melalui program tersebut, rumah milik Nenek Kartini akan dibangun ulang dengan ukuran 8 x 6,5 meter agar menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman dan nyaman bagi keluarga tersebut.

Kapolres menjelaskan, proses pembangunan rumah diperkirakan akan berlangsung selama kurang lebih tiga minggu. Pengerjaannya melibatkan personel Polsek Kinali yang berkolaborasi dengan unsur Forkopimca serta seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Kampung Paju Anggang.

“Pengerjaan rumah ini diperkirakan memakan waktu sekitar tiga minggu. Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama membantu dan bergotong royong sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” jelasnya.

Menurut Kapolres, program bedah rumah ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang kurang mampu, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata.

AKBP Agung berharap, setelah rumah tersebut selesai dibangun, keluarga Nenek Kartini dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, nyaman dan aman. Selain itu, kegiatan sosial ini diharapkan dapat menginspirasi berbagai pihak untuk turut berpartisipasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan adanya kegiatan kemanusiaan Polri Berbagi ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Kepolisian dan masyarakat serta menumbuhkan rasa solidaritas dan kebersamaan dalam mewujudkan harkamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat,” pesannya.

Kegiatan bedah rumah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang mengusung tema “Tahun Mengabdi Untuk Masyarakat”, sejalan dengan berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Pasaman Barat.

Melalui kegiatan positif seperti bedah rumah ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman dan harmonis bagi seluruh warga. Semangat Bhayangkara diharapkan terus hadir dalam setiap langkah pengabdian Polri untuk menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

#Ril

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.