Latest Post

Jejaring, Pasaman Barat (SUMBAR)___ Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik menggelar kegiatan sosial berupa peresmian peletakan batu pertama program bedah rumah milik seorang warga kurang mampu di Kampung Paju Anggang, Jorong Famili Koto Panjang, Nagari Anam Koto Utara, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (9/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi, para Pejabat Utama (PJU) Polres Pasaman Barat, PJ Wali Nagari Anam Koto Utara Hendri Fiterson, Bamus Nagari Anam Koto Utara, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Kinali.

Dalam sambutannya, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menyampaikan bahwa program bedah rumah yang dilaksanakan merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

“Ini merupakan salah satu wujud kepedulian Polri dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 guna membantu masyarakat yang kurang mampu melalui program bedah rumah,” ujar Kapolres.

Program bedah rumah tersebut ditujukan kepada Nenek Kartini yang saat ini berusia sekitar 80 tahun. Ia tinggal bersama dua orang cucunya yang masih berusia delapan tahun dan tiga tahun, yang merupakan anak yatim. Selama ini, Nenek Kartini menempati rumah yang sudah tidak layak huni sehingga membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.

Melalui program tersebut, rumah milik Nenek Kartini akan dibangun ulang dengan ukuran 8 x 6,5 meter agar menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman dan nyaman bagi keluarga tersebut.

Kapolres menjelaskan, proses pembangunan rumah diperkirakan akan berlangsung selama kurang lebih tiga minggu. Pengerjaannya melibatkan personel Polsek Kinali yang berkolaborasi dengan unsur Forkopimca serta seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Kampung Paju Anggang.

“Pengerjaan rumah ini diperkirakan memakan waktu sekitar tiga minggu. Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama membantu dan bergotong royong sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” jelasnya.

Menurut Kapolres, program bedah rumah ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang kurang mampu, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata.

AKBP Agung berharap, setelah rumah tersebut selesai dibangun, keluarga Nenek Kartini dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, nyaman dan aman. Selain itu, kegiatan sosial ini diharapkan dapat menginspirasi berbagai pihak untuk turut berpartisipasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan adanya kegiatan kemanusiaan Polri Berbagi ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Kepolisian dan masyarakat serta menumbuhkan rasa solidaritas dan kebersamaan dalam mewujudkan harkamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat,” pesannya.

Kegiatan bedah rumah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang mengusung tema “Tahun Mengabdi Untuk Masyarakat”, sejalan dengan berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Pasaman Barat.

Melalui kegiatan positif seperti bedah rumah ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman dan harmonis bagi seluruh warga. Semangat Bhayangkara diharapkan terus hadir dalam setiap langkah pengabdian Polri untuk menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

#Ril

Jejaring, Padang Panjang (SUMBAR)___ Komitmen mewujudkan Kota Padang Panjang sebagai Kota Layak Anak semakin menguat. Hal ini terlihat dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Padang Panjang yang mengagendakan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Penjelasan Wali Kota atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak, Selasa (26/5/2026).
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Imbral, didampingi Wakil Ketua DPRD Nurafni Fitri, serta dihadiri Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, unsur Forkopimda, kepala instansi vertikal, kepala OPD, camat, lurah, dan berbagai unsur masyarakat lainnya.
Dalam sidang yang berlangsung dinamis tersebut, seluruh fraksi DPRD pada prinsipnya menyatakan dukungan terhadap Ranperda Penyelenggaraan Kota Layak Anak. Namun, masing-masing fraksi memberikan sejumlah masukan strategis guna memastikan regulasi tersebut mampu diwujudkan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak di Kota Padang Panjang.

Fraksi Gerindra melalui juru bicara Hendrico menegaskan bahwa Ranperda Kota Layak Anak memiliki dasar hukum yang kuat. Meski demikian, pihaknya mengingatkan agar regulasi tersebut tidak hanya menjadi dokumen administratif semata, melainkan harus diwujudkan melalui langkah konkret yang menyentuh langsung kebutuhan anak.

Gerindra juga menyoroti pentingnya perlindungan menyeluruh terhadap anak dari berbagai bentuk kekerasan, penelantaran, dan eksploitasi. Untuk itu, pemerintah daerah didorong menghadirkan sistem mitigasi yang efektif serta posko pengaduan yang responsif, aman, dan ramah anak. 

Selain itu, fraksi tersebut menekankan pentingnya pemerataan hak dasar bagi seluruh anak tanpa diskriminasi, termasuk anak berkebutuhan khusus, serta menjamin dukungan anggaran berkelanjutan melalui APBD.

Senada dengan itu, Fraksi PBB-PKS yang disampaikan Aditiawarman memberikan perhatian khusus terhadap tantangan perlindungan anak di era digital. 

Fraksi ini menilai edukasi literasi digital bagi orang tua dan pelajar menjadi kebutuhan mendesak guna meminimalkan dampak negatif perkembangan teknologi dan media sosial.

PBB-PKS juga meminta adanya koordinasi yang jelas antar perangkat daerah, indikator keberhasilan yang terukur, dukungan anggaran yang memadai, serta keterlibatan aktif masyarakat, tokoh adat, alim ulama, dan lembaga pendidikan dalam upaya perlindungan anak. 

Selain itu, pemerintah daerah juga didorong lebih serius melakukan pembinaan terhadap anak-anak yang masih berkeliaran hingga larut malam melalui pendekatan edukatif dan persuasif.

Sementara itu, Fraksi PAN melalui Vani Utari menegaskan bahwa keberhasilan Kota Layak Anak tidak cukup hanya ditopang regulasi, tetapi harus dibarengi dengan implementasi, pengawasan, dan evaluasi yang berkelanjutan. 

PAN menekankan perlunya indikator capaian yang jelas serta alokasi anggaran yang memadai agar perda tidak berhenti sebagai aturan normatif semata.

Fraksi PAN juga memberikan perhatian terhadap penguatan peran keluarga, pendidikan karakter, pembinaan moral, serta perlindungan bagi kelompok anak rentan seperti anak berkebutuhan khusus, anak korban kekerasan, anak terlantar, dan anak yang berhadapan dengan hukum.

Di sisi lain, Fraksi Demokrat Kebangkitan Bangsa yang disampaikan Ridwansyah meminta agar prinsip-prinsip Kota Layak Anak terintegrasi dalam seluruh perencanaan pembangunan daerah, baik pada sektor infrastruktur maupun pelayanan dasar. 

Fraksi ini juga menyoroti pentingnya perlindungan anak dari kekerasan, eksploitasi, perundungan (bullying), serta dampak negatif perkembangan teknologi.

Selain itu, Demokrat Kebangkitan Bangsa mendorong penguatan program edukasi pola asuh keluarga melalui berbagai program seperti GENTING, GATI, dan TAMASYA. Fraksi ini juga mempertanyakan mekanisme konkret pelibatan Forum Anak dalam proses Musrenbang agar aspirasi anak dapat terakomodasi secara nyata dalam kebijakan pembangunan daerah.

Pandangan serupa disampaikan Fraksi NasDem melalui Andre Hilman Pratama. NasDem menilai keberadaan posko pengaduan yang responsif menjadi kebutuhan penting untuk memberikan perlindungan kepada anak korban kekerasan maupun anak yang berhadapan dengan hukum.

NasDem juga mengusulkan agar Ranperda memuat pengaturan mengenai pembatasan penggunaan media sosial bagi anak, penguatan etika anak, serta tetap selaras dengan arah pembangunan yang tertuang dalam RPJMD Kota Padang Panjang. Tidak hanya itu, fraksi ini menekankan pentingnya pemenuhan lima klaster hak anak, mulai dari akses kesehatan, pendidikan, ruang bermain, ruang kreativitas seni, hingga fasilitas publik ramah anak yang dapat diakses tanpa diskriminasi.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Fraksi NasDem juga meminta pemerintah daerah memastikan dukungan anggaran melalui APBD serta memperbanyak fasilitas pendukung tumbuh kembang anak seperti taman bermain dan pojok baca guna mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan gadget.

Rapat paripurna berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Dukungan seluruh fraksi terhadap Ranperda Penyelenggaraan Kota Layak Anak menjadi sinyal kuat bahwa DPRD dan Pemerintah Kota Padang Panjang memiliki komitmen yang sama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan ramah bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

Melalui regulasi ini diharapkan Kota Padang Panjang semakin mampu menjamin pemenuhan hak-hak anak sekaligus memberikan perlindungan yang optimal demi terwujudnya generasi yang berkualitas, berdaya saing, dan berakhlak mulia. 

#Wat/Naufal

Jejaring, Padang (SUMBAR)___ SABTU (16/05/2026) – Dunia pers dan kewartawanan Sumatera Barat mencatat sejarah baru. Puluhan wartawan dari berbagai media cetak, elektronik, dan dalam jaringan (daring) se-Sumatera Barat serta kalangan akademisi, Sabtu ini menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Luar Biasa Persatuan Wartawan Wartawan Indonesia (PPWI) Provinsi Sumatera Barat.
 
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan dan demokrasi tersebut, secara bulat dan aklamasi Syafrizal Buya ditunjuk menjadi Ketua DPD PPWI Sumatera Barat masa bakti 2026–2031.
 
"Musda Luar Biasa ini digelar menyusul kondisi kepengurusan DPD PPWI Sumbar yang telah berkali-kali vakum dan tidak aktif selama lebih dari 10 tahun terakhir. Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan PPWI bangkit kembali menjadi wadah persatuan, pembinaan, dan perlindungan profesi bagi seluruh wartawan di Ranah Minang," ujar Rifnaldi salah seorang inisiator PPWI di Sumatra Barat.
 
Penujukan ini dihadiri oleh para anggota, tokoh pers, serta para akademisi dan para penasihat organisasi yang berkomitmen memajukan dunia kewartawanan yang beretika dan bermartabat di Sumatera Barat.
 
Berikut adalah susunan lengkap Dewan Pembina, Dewan Penasehat, dan Dewan Pengurus DPD PPWI Sumatera Barat Periode 2026 – 2031:
 
 
 
📜 SUSUNAN DEWAN PEMBINA
 
1. Gubernur Sumatera Barat

2. Ketua DPRD Provinsi Sumbar

3. Kepala Kepolisian Daerah Sumbar

4. Komandan Korem 032/Wirabraja

5. Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar

6. Ketua Pengadilan Tinggi Padang
 
📜 SUSUNAN DEWAN PENASEHAT
 
1. Dr. Misra, MA

2. Dr. Muhammad Kosim, MA

3. Zalmadi, S.Hum

4. Muhammad Subhan, S.Sos.I

5. Syamsurizal, S.Hum

6. Rifnaldi

7. Herman Tanjung

8. Yatun, SH

9. Asrial Koto

10. Ferri Adi Putra
 
 
 
📋 SUSUNAN LENGKAP DEWAN PENGURUS
 
DPD PPWI PROVINSI SUMATERA BARAT | PERIODE 2026 – 2031
 
✅ PIMPINAN PUSAT PENGURUS
 
- Ketua Umum: Syafrizal Buya

- Ketua Harian: Redi Ismed

- Wakil Ketua I: Syamsuir, SH

- Wakil Ketua II: Gusnaidi

- Wakil Ketua III: Tulus Arifan, S.Farm, SE

- Wakil Ketua IV: Sofiyan SB Manik

- Wakil Ketua V: Eky Permana, SH
 
 
 
✅ BAGIAN SEKRETARIAT
 
- Sekretaris Utama: Velentinus Gunawan

- Wakil Sekretaris I: Hendri Payan, SH, MH

- Wakil Sekretaris II: Syafrizal Gan

- Wakil Sekretaris III: Zainal Amran

- Wakil Sekretaris IV: Ridwan Syafriandi, S.IP

- Wakil Sekretaris V: (Kosong / Belum Diisi)
 
✅ BAGIAN KEUANGAN
 
- Bendahara Utama: Adek Nikel Fitriadi

- Wakil Bendahara I: Riri Novrianto Rahmat, S.Sos

- Wakil Bendahara II: Gito Saputra
 
 
 
✅ KEPALA BIDANG - BIDANG:
 
I. BIDANG HUKUM, HAM DAN ADVOKASI
 
- Ketua: Afif Syah Putra, S.H., M.H

- Sekretaris: Elfika Rahmi, S.H.

- Anggota: Ega, SH
 
II. BIDANG ORGANISASI DAN PEMBINAAN ANGGOTA
 
- Ketua: Rusdi Chandra

- Sekretaris: Rama Diha Putri

- Anggota: -
 
III. BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT DAN SEKRETARIAT
 
- Ketua: Edison Effendi

- Sekretaris: Zaidil Hamdi, S.Sos

- Anggota: -
 
IV. BIDANG EKONOMI DAN USAHA KREATIF
 
- Ketua: Dani Putra, A.Md

- Sekretaris: Bobby Fahlevi, SH

- Anggota: Siswanto, SH
 
V. BIDANG PEMUDA DAN OLAHRAGA
 
- Ketua: Ronny Jeans

- Sekretaris: Neng Jamilah

- Anggota: Findo Harun
 
VI. BIDANG HUBUNGAN ANTAR LEMBAGA
 
- Ketua: Yunizal, SH, MH

- Sekretaris: Yendri Naswardi

- Anggota: -
 
VII. BIDANG PENELITIAN, PENGEMBANGAN DAN DIKLAT
 
- Ketua: Fauzul Masyhudi, M.Ag

- Sekretaris: Dr. (H.C) Ramadhan Fitria, S.Pd., S.H., M.Pd., M.M

- Anggota: -
 
VIII. BIDANG KESEHATAN
 
- Ketua: Fajar Seftrian, SE

- Sekretaris: Mufri Eka Putra

- Anggota: -
 
IX. BIDANG SOSIAL DAN KEBUDAYAAN
 
- Ketua: Saiful Hadi, A.Md Datuak Bagindo Bosa

- Sekretaris: Syaiful Ramli MS

- Anggota: Devi Vita Hardi
 
X. BIDANG INTELIJEN DAN INFORMASI
 
- Ketua: Restu Adi

- Sekretaris: Muhammad Fitri Irawan

- Anggota: Yoserizal
 
 
Syafrizal Buya dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia berjanji akan menghidupkan kembali organisasi PPWI ini, sekaligus mempererat persaudaraan antar wartawan, serta berkomitmen memperjuangkan hak-hak dan keselamatan rekan-rekan jurnalis di lapangan.
 
"Kami sadar beban ini berat karena sudah lama vakum. Tapi dengan kekuatan bersama seluruh pengurus dan dukungan para sesepuh, Insya Allah PPWI Sumbar akan bangkit, bermartabat, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara," ujar Syafrizal Buya di hadapan para anggota.
 
Berita ini disebarluaskan untuk diketahui seluruh jajaran organisasi, instansi terkait, serta masyarakat luas. 

#Rini

Jejaring, Pasbar (SUMBAR)___ Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Kapolres Pasaman Barat Agung Tribawanto menyambut kunjungan kerja Kapolda Sumatera Barat Gatot Tri Suryanta di Markas Komando (Mako) Polres Pasaman Barat, Kamis (30/4).

Kunjungan Kapolda yang didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Barat Ny. Sari Gatot Tri Suryanta tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di Pasaman Barat.

Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan meriah. Kegiatan diawali dengan tari pasambahan binaan Dinas Pariwisata Pasaman Barat, dilanjutkan dengan penampilan Polisi Cilik (Pocil) Polres Pasaman Barat yang turut memeriahkan suasana.

Selain Bupati dan Kapolres, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah, Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Tjut Zelvira Nofani, Dandim 0305/Pasaman yang diwakili Pabung Kapten Inf Abdul Kadir, Ketua Pengadilan Negeri Pasaman Barat Hakim Wahyu, Kepala BNNK Pasaman Barat Rangga Noverio, Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat Thomas Febria, Danyon Brimob AKBP Lukman, para pejabat utama Polres Pasaman Barat, para Kapolsek jajaran, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan kedatangan rombongan Kapolda, dilanjutkan dengan penampilan Pocil, sesi foto bersama, serta temu ramah dan silaturahmi di Aula Polres Pasaman Barat.

#Ril 


Jejaring, Dumai (RIAU)___ Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Dumai menggelar kegiatan tasyakuran dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke 62 pada 27/4/2026.

Kegiatan berlangsung secara hybrid melalui zoom meeting yang diikuti oleh seluruh Unit pelaksana teknis (Upt) Pemasyarakatan di Indonesia. 

Dalam momentum tersebut, Rutan Dumai turut memberikan Piagam penghargaan kepada sejumlah Mitra kerja yang selama ini berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. 

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas sinergi yang telah terjalin khususnya dalam mendukung program pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan. 

"Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan," bahwa kolaborasi dengan berbagai Instansi menjadi kunci utama dalam menciptakan sistim pemasyarakatan yang lebih efektif dan humanis.

Menurutnya, dukungan dari para Mitra sangat membantu dalam meningkatkan kwalitas pembinaan, baik di bidang kesehatan, keagamaan, maupun keterampilan bagi warga binaan. 

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Imigrasi dan pemasyarakatan, Agus Adrianto, dalam sambutanya secara virtual menegaskan bahwa pemasyarakatan saat ini terus bertransformasi menjadi lebih produktif dan berdampak bagi masyarakat. 

"Di balik tembok pemasyarakatan terdapat potensi besar dari warga binaan yang harus terus dikembangkan melalui pembinaan yang tepat dan berkelanjutan. Pemasyarakatan harus mampu menjadi wadah pemberdayaan yang mandiri dan memberikan konstribusi nyata, " Ujarnya. 

Sebagai wujud kepedulian sosial, Rutan Dumai juga menyalurkan bantuan kepada keluarga warga binaan berupa gerobak usaha dan bantuan sosial (Bansos). Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan agar keluarga warga binaan tetap produktif dan mandiri secara ekonomi, sekaligus menjadi motifasi bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan. 

Selanjutnya rangkaian acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang pemastarakatan. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terlihat dalam kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen bersama dalam mewujudkan pemasyarakatan yang lebih baik. 

Sumber : Rutan Dumai
Pewarta : Muhardi


Jejaring, Pasaman Barat (SUMBAR)___ Polres Pasaman Barat (Pasbar) menggelar latihan pengendalian massa (Dalmas) di halaman Mapolres setempat. Rabu (15/4/2026).

Personel yang dilibatkan dalam latihan Dalmas tersebut sebanyak 120 orang, yang terdiri dari tim Negosiator, dalmas awal dan dalmas lanjutan serta tenaga Kesehatan lapangan.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kabag SDM Polres Pasaman Barat Kompol Tarpi Niswar selaku koordinator mengatakan bahwa kegiatan latihan dalmas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi unjuk rasa hingga kerusuhan.

Latihan ini juga berfungsi sebagai penyegaran dan pengingat kembali materi yang telah diterima personel saat pendidikan.

“Hal ini penting kita lakukan guna memastikan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam pengendalian massa tetap terasah dan sesuai dengan prosedur operasional standar yang berlaku,” ujar Kompol Tarpi Niswar.

Kabag SDM melanjutkan, fokus kegiatan adalah penguatan formasi dalmas awal dan lanjutan, penggunaan perlengkapan dalmas secara tepat, serta simulasi skenario pengamanan unjuk rasa dengan pendekatan humanis dan terukur.

Latihan ini penting untuk memastikan bahwa personel Polres Pasaman Barat siap menghadapi situasi yang membutuhkan pengendalian massa, sekaligus menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

“Dengan latihan yang intensif, diharapkan personel kita dapat bertindak profesional, proporsional, dan efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tidak menjurus ke tindakan yang anarkis,” lanjutnya.

Kabag SDM menegaskan bahwa latihan dalmas ini bukan hanya sekadar kesiapan fisik, tetapi juga penguatan mental dan respons personel terhadap dinamika di lapangan.

“Latihan ini juga bertujuan untuk memastikan seluruh personel mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional dalam menghadapi situasi kerumunan massa. Pendekatan humanis tetap menjadi prinsip utama kami, sesuai dengan kebijakan Polri yang Presisi,” tegasnya.

Personel Polres Pasaman Barat juga dilatih untuk mampu membedakan pendekatan yang digunakan dalam setiap situasi, termasuk menjalin komunikasi yang efektif dengan koordinator aksi agar situasi dapat dikendalikan.

Kompol Tarpi menambahkan bahwa, latihan Dalmas akan terus dilakukan secara berkala agar setiap personel tetap siap menjalankan tugas kapan pun dibutuhkan.

“Dengan latihan rutin seperti ini, kami harapkan respons anggota dilapangan akan semakin sigap, namun tetap mengedepankan sikap santun dan profesional,” pungkasnya. 

#Ril 

 
Jejaring, Pasaman Barat (SUMBAR)___ Polres Pasaman Barat menggelar rekonstruksi kasus pencurian dan pembunuhan terhadap pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Khoiron Lubis (65) warga Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, dalam reka ulang tersebut, tersangka utama NJ (39) alias Ucok memperagakan total 36 adegan.

Rekonstruksi yang digelar di Mapolres Pasaman Barat pada Senin (13/4/2026) menghadirkan tersangka dan para saksi secara langsung, sementara peran korban digantikan oleh pemeran pengganti.

Guna menjaga transparansi dan aspek legalitas, gelar rekonstruksi ini turut dihadiri oleh Tim Inafis Polres Pasaman Barat, perwakilan Kejaksaan Negeri Pasaman Barat serta advokad/kuasa hukum pelaku.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Vario Nomor Polisi BK 3791 ALR yang warna motor tersebut telah dimodifikasi pelaku, dan satu unit handphone milik korban merk Samsung A05, satu unit powerbank merk lentifen warna hitam dan satu buah pisau milik korban serta satu stel pakaian pelaku pada saat kejadian.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kaur Bin Ops Sat Reskrim Iptu Suardi, S.H mengatakan bahwa rekonstruksi dilakukan di halaman Mapolres untuk menjaga keamanan dan kelancaran proses rekonstruksi.

“Tersangka dihadirkan langsung, sementara korban diperankan oleh pengganti. Rekonstruksi sengaja kami gelar disini untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Iptu Suardi menjelaskan, awalnya penyidik merancang 28 adegan. Namun dalam pelaksanaan, jumlahnya berkembang menjadi 36 adegan untuk menyesuaikan dengan fakta kejadian di tempat kejadian perkara (TKP).

“Sebanyak 36 adegan telah diperagakan oleh tersangka, tentu hal ini akan mempermudah penyidik dalam mengungkap fakta yang sebenarnya terkait perbuatan pelaku ini,” katanya.

Dalam rekonstruksi tersebut, diperagakan rangkaian kejadian mulai dari saat tersangka mendatangi pondok kebun milik korban hingga peristiwa pencurian yang diawali pembunuhan terhadap korban.

“Terkait Motif pembunuhan diduga dipicu rasa sakit hati tersangka terhadap perlakuan korban, karena upah kerja pruning di kebun kelapa sawit milik korban sejak tahun 2022 sampai tahun 2024 sebanyak Rp. 8 juta tidak dibayarkan,” ujar Iptu Suardi.

Dari hasil rekonstruksi, didepan Jaksa penuntut umum, pelaku NJ mengakui bahwa, pelaku merencakan perbuatannya pada tanggal 2 Februari 2026 pada saat pelaku NJ sedang memikirkan dimana mendapatkan uang untuk biaya hidup dan membayar uang sekolah anak.

Kemudian pelaku teringat bahwa uang pelaku yang ada pada korban sebesar Rp. 8 juta yang merupakan uang upah pelaku selama bekerja dengan korban yang tidak mau membayarkan, dengan dasar itulah timbul niat pelaku untuk membunuh korban.  

“Tersangka masuk kedalam pondok dengan mencongkel pintu dan langsung mengayunkan balok kayu yang dipegangnya dan mengenai kepala korban, seketika korban langsung jatuh tersungkur,” ujar KBO Reskrim.

Setelah tersungkur, pelaku NJ langsung mencekik leher korban untuk memastikan korban tidak bernyawa. Tidak hanya sampai disitu, didalam pondok tersebut pelaku juga mengambil uang yang berada di kantong celana korban yang tergantung sebesar Rp. 60 ribu, mengambil kunci sepeda motor, handphone dan powerbank milik korban.

“Setelah kejadian tersebut, pelaku NJ langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor hasil curiannya ke Payabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara,” ungkapnya.  

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah pondok kebun milik korban, di Jorong Aek Geringging, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Polisi menyebut, setelah kejadian, berdasarkan bukti permulaan yang cukup, tim Opsnal Satreskrim Polres Pasaman Barat di bawah pimpinan Ipda Algino Ganaro, mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di Kampung Baru Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan. 

"Petugas langsung menuju lokasi, dan berhasil meringkus pelaku, saat itu sedang berada di sebuah warung kopi di pinggir Jalan Lintas Silaping Nagari Batahan pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB," sebutnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 459 Jo Pasal 458 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pembunuhan berencana.

Tersangka terancam hukuman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara hingga 20 tahun.

Ditempat terpisah, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik memastikan bahwa seluruh proses penyidikan berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jajarannya terus melengkapi alat bukti serta mempercepat penyelesaian berkas perkara guna memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

“Kami menegaskan bahwa Polres Pasaman Barat terus melakukan asistensi dan pengawasan yang ketat terhadap penanganan kasus-kasus menonjol di wilayah hukum Polres Pasaman Barat,” tegas AKBP Agung. 

#Humas/Riny

 
Jejaring, Pasaman Barat (SUMBAR)____ Kepolisian Sektor (Polsek) Kinali, Resor Pasaman Barat menindaklanjuti laporan masyarakat serta melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP), terkait dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama.

Peristiwa tersebut terjadi di Tampunik Nagari Mudik labuah, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

"Petugas mendapat laporan dari masyarakat melalui layanan hotline bebas pulsa 110, terkait adanya dugaan peristiwa penganiayaan," kata Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi, Kamis (9/4/2026).

Dijelaskan Kapolsek, menindaklanjuti laporan dari masyarakat, personel Polsek Kinali langsung bergerak cepat ke TKP untuk meredam konflik agar tidak menimbulkan gangguan Kamtibmas yang lebih luas di tengah masyarakat.

"Sewaktu personel Polsek Kinali sampai di TKP, diduga para pelaku maupun pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut sudah tidak berada di lokasi, dan situasi Kamtibmas terdapat aman dan kondusif," ungkapnya.

Diterangkan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (7/4/2026), sekitar pukul 21.00 WIB di rumah korban bernama Muharnis (56) yang berada di Tampunik Nagari Mudik Labuah, Kecamatan Kinali.

"Korban diduga mengalami penganiyaan yang diduga dilakukan oleh SL (54) dan beberapa orang lainnya," terangnya.

Lanjutnya, korban telah melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pasaman Barat dengan Laporan Polisi Nomor:LP/B/81/IV/2026/SPKT/Polres Pasaman Barat/Polda Sumatera Barat, tanggal 8 April 2026.

"Korban telah di visum dan perkara tersebut sedang dalam proses penyidikan di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat," pungkasnya.

Secara terpisah, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan masing-masing.

"Jika ada gangguan Kamtibmas, segera melaporkan ke Mapolsek terdekat maupun Polres Pasaman Barat atau bisa melalui layanan hotline 110 ," imbaunya. 

#Humas/Riny

Jejaring, Pelalawan (RIAU)___ Bupati Zukri bersama Wabup Husni Tamrin megikuti pelaksanaan Sholat IED di Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci, Sabtu ( 21/3/2026 ). Hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Pelalawan Syafrizal, SE, Kapolres Pelalawan AKBP. John Louis Letedara, SIK, Sekretaris Daerah Tengku Zulfan, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, serta Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Jemaah Sholat IED yang memenuhi Lapangan Mini Soccer.

Walau langit terlihat mendung dan sedikit gelap, pelaksanaan Sholat IED dilapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci tetap berjalan lancar dan sukses, masyarakat terlihat sangat antusias berbondong-bondong berdatangan memenuhi lapangan Mini Soccer yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Pelalawan, untuk melaksanakan Sholat IED menyambut Hari Raya Aidil Fitri 1447 H, 2026 M. Hari kemenangan bagi umat muslim yang telah melaksanakan puasa sebulan penuh.

Pada kesempatan itu, Bupati Zukri dalam sambutannya menyampaikan bahwa Beliau bersama Wabup Husni Tamrin bercita-cita untuk membuat masyarakat Kabupaten Pelalawan maju dan sejahtera, " menyantuni anak yatim, memperhatikan orang miskin, memberi kehidupan yang layak dan lebih baik kepada masyarakat Pelalawan, bagaimana Kabupaten Pelalawan semakin maju, ini semua merupakan keinginan dan mimpi kami, semoga doa dan cita-cita mulia ini diterima dan di ijabah oleh Allah SWT ". Tutup Bupati.

#Dien

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.