Wakil Wali Kota Padang Resmi Buka Festival Alek Nagari Nan XX Ke-III, Camat Lubeg: Momentum Perkuat Adat dan Persatuan Masyarakat
Jejaring, Padang (SUMBAR)___ Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Festival Alek Nagari Nan XX Ke-III Tahun 2026 yang digelar di Komplek Kehakiman Cengkeh Nan XX, Kelurahan Cengkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Sabtu (11/7/2026).
Pembukaan festival berlangsung meriah dan dihadiri unsur Forkopimda, Anggota DPRD Kota Padang H. Yendril, tokoh adat, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda, serta masyarakat Nagari Nan XX yang antusias menyaksikan rangkaian kegiatan budaya tersebut.
Dalam sambutannya, Maigus Nasir mengapresiasi masyarakat Nagari Nan XX yang terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat serta budaya Minangkabau melalui penyelenggaraan Festival Alek Nagari.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa budaya lokal tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kota Padang, H. Yendril, yang telah memberikan dukungan melalui dana Pokok Pikiran (Pokir), sehingga Festival Alek Nagari Nan XX Ke-III dapat terselenggara dengan baik.
Maigus Nasir menjelaskan, Pemerintah Kota Padang bersama DPRD Kota Padang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kehidupan bernagari dan pelestarian budaya melalui pengesahan Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Minangkabau. Peraturan daerah tersebut diharapkan menjadi landasan dalam menjaga eksistensi adat sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.
Festival Alek Nagari Nan XX bukan sekadar perhelatan adat, tetapi juga menjadi perayaan kekayaan budaya, tradisi, seni, dan kuliner khas Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun. Berbagai prosesi adat, pertunjukan seni tradisional, hingga sajian kuliner khas menjadi daya tarik utama yang memperlihatkan identitas masyarakat Nagari Nan XX Lubuk Begalung.
Kegiatan ini juga menjadi implementasi Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, Sinergi Nagari, yang mendorong kolaborasi antara pemerintah, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan nilai-nilai adat sebagai fondasi pembangunan.
Melalui semangat Tungku Tigo Sajarangan, sinergi seluruh unsur masyarakat diharapkan mampu membina generasi muda, memperkuat persatuan, serta mewariskan nilai-nilai luhur Minangkabau kepada generasi penerus.
Festival ini juga menjadi bentuk dukungan masyarakat terhadap upaya Pemerintah Kota Padang mewujudkan Padang sebagai UNESCO City of Gastronomy. Selain menampilkan kekayaan budaya, festival ini turut mempromosikan produk UMKM, kuliner tradisional, serta potensi ekonomi kreatif berbasis masyarakat.
Camat Lubuk Begalung, Ikrar Prakasa, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa Festival Alek Nagari Nan XX merupakan momentum penting dalam memperkuat identitas budaya masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan seluruh elemen di Kecamatan Lubuk Begalung.
"Festival Alek Nagari bukan hanya menjadi ajang pelestarian adat dan budaya Minangkabau, tetapi juga wadah memperkuat silaturahmi, persatuan, serta membangun rasa memiliki terhadap warisan budaya yang kita miliki. Pemerintah Kecamatan Lubuk Begalung akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang mampu menjaga nilai-nilai adat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM dan pariwisata budaya," ujar Ikrar Prakasa.
Ia juga mengajak generasi muda untuk terus mencintai budaya Minangkabau dan aktif mengambil peran dalam menjaga tradisi agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Adapun rangkaian kegiatan Festival Alek Nagari Nan XX Ke-III Tahun 2026 meliputi Lomba Marandang Tingkat Kelurahan, Lomba Malamang, serta Lomba Batagak Gala yang menampilkan kekayaan tradisi dan budaya Minangkabau.
Memasuki malam harinya, masyarakat disuguhkan berbagai pertunjukan kesenian tradisional Minangkabau yang menambah semarak suasana festival dan menjadi hiburan bagi seluruh pengunjung.
Rencananya, Festival Alek Nagari Nan XX Ke-III akan ditutup secara resmi oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, pada Minggu malam (12/7/2026) sebagai puncak rangkaian kegiatan.
Mengusung tema "Dari Nagari untuk Dunia: Melestarikan Adat, Memperkuat Sinergi Nagari, Mengokohkan Tungku Tigo Sajarangan, Mengangkat Cita Rasa, Menuju Padang Kota Gastronomi Dunia," festival ini menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas budaya Kota Padang sekaligus membuktikan bahwa adat dan budaya Minangkabau tetap hidup, berkembang, dan menjadi kekuatan dalam membangun daerah dari nagari menuju dunia.
#MEP




















