Latest Post

Jejaring, Tanah Datar (SUMBAR)___ Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tanah Datar menggelar kegiatan silaturahmi bersama wartawan Tanah Datar sebagai upaya memperkuat sinergi, membangun kemitraan yang sehat dan menyamakan persepsi terkait kerja sama ke depannya antara Pemerintah Daerah dan insan pers di Balairung Caniago Istano Basa Pagaruyung, Senin (6/1/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Diskominfo Efrison, yang menyampaikan agenda pertemuan sekaligus mengajak wartawan untuk berdiskusi secara terbuka.

Kepala Dinas Kominfo Tanah Datar Dedi Tri Widono dalam arahannya menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. 

Ia mengibaratkan Pemerintah Daerah sebagai sebuah menara yang membutuhkan penguatan dari berbagai sisi, termasuk media.

“Kalau boleh diibaratkan, pemerintah daerah itu seperti sebuah menara dan Bapak Ibu wartawan berada di kiri dan kanan yang memperkuatnya, sehingga ketika angin kencang pun tetap berdiri,” ujarnya.

Kadis Kominfo juga memaparkan rencana penerapan sistem kerja sama berbasis kontrak serta penggunaan sistem digital atau e-media dalam mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Sesi diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari perwakilan wartawan. Adapun wartawan menilai langkah Diskominfo sebagai upaya merapikan sistem kemitraan yang selama ini telah berjalan, mereka berharap Pemerintah Daerah tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi media berbadan hukum agar prestasi Kabupaten Tanah Datar dapat diketahui secara nasional.

Menanggapi kekhawatiran terkait independensi pers, Kepala Dinas menegaskan bahwa kerja sama tidak dimaksudkan untuk membungkam kritik.

“Kami tidak pernah membungkam wartawan. Sepanjang berita itu benar dan faktual, silakan diberitakan. Namun dalam kerja sama tentu ada persyaratan dan aturan yang harus kita patuhi bersama,” tegasnya.

Silaturahmi tersebut ditutup dengan kesepakatan bersama, diantaranya untuk media online disepakati perusahaan pers harus berbadan hukum, satu media diwakili satu wartawan, serta kerja sama dituangkan dalam kontrak tertulis. Sementara untuk media cetak, pola kerja sama tetap seperti sebelumnya dengan penyesuaian standar biaya tahun 2026.

Melalui kegiatan ini, Diskominfo Tanah Datar berharap terbangun kemitraan yang adil, transparan, dan profesional demi optimalnya penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat.

Turut hadir Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Febreni, SE , Pranata Humas Ahli Muda, Analis Publikasi, Penyusun Berita dan Pendapat Umum, Pranata Humas Ahli Pertama, staff Kominfo, dan wartawan Tanah Datar.

#RA/Riny

Jejaring, Padang (SUMBAR)___ Prestasi yang luar biasa diperoleh tim Futsal Jejak Media Group (JMG) Junior U-14. Sebagai tim pendatang baru di futsal junior Kota Padang, tim besutan Rizky Putra Pinisi ini mampu menuju final.

Kesuksesan Tim JMG Junior ke babak final setelah disemi final pada Sabtu (3/1) mampu mengalahkan Wanderkits dengan skor 2-0. Kemenangan tanpa balas itu mengantarkan JMG Junior ke final.

Dibabak final,  JMG Junior berhadapan dengan Excellent. Tanpa ampun, tim yang bermotokan “Pantang Pulang Sebelum Menang” itu menang telak dengan skor 3-0.

Excelent dibuat tak berdaya menghadapi kelincahan JMG Junior dilapangan pada Minggu (4/1). Jangankan untuk mencetak gol ke gawang JMG Junior, Excelent  tak diberi kesempatan untuk melewati barisan belakang JMG Junior.

Pertandingan 2x15 menit itu berhenti setelah wasit meniup pluit panjang yang menandakan  turnamen tersebut dijuarai oleh JMG Junior. Turnamen yang diikuti enam tim itu merupakan liga yang telah dimulai sejak Desember 2025 lalu. 

“ Ini adalah kado tahun baru 2026 bagi kami JMG Junior. Kemenangan yang kami peroleh ini tidak menjadikan kami sombong dan merendahkan lawan-lawan lainnya nanti. Bagi kami, kemenangan ini adalah bentuk perjuangan yang sangat berat. Sebab yang kami hadapi bukanlah lawan biasa tapi adalah lawan-lawan tangguh yang telah menjuarai beberapa turnamen sebelum ini”, ujar Rizky Putra Pinisi selaku pelatih JMG Junior.

Ditambahkan Rizky, kemenangan yang diperoleh timnya adalah sebagai bentuk pembuktian pada media JMG sebagai sponsor tunggal timnya. Dia juga mengatakan bahwa timnya siap untuk mengikuti turnamen futsal dan mini soccer  nantinya.

Kemenangan JMG Junior dirayakan dengan sorak gembira dari tim dan pendukung yang menyaksikan jalannya pertandingan final di lapangan Glory Futsal GOR H Agus Salim Padang itu. Pemain yang berada dibangku cadangan langsung berhamburan ke tengah lapangan setelah wasit meniup pluit panjang. 

#Rel/Riny


Jejaring, Padang (SUMBAR)____ Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padang terus mengebut perbaikan Rusunawa untuk dapat dihuni warga sebagai tempat relokasi sementara. 

Kepala Dinas Perkim Kota Padang,  Raf Indria, mengaku sudah menerima instruksi Wali Kota Padang terkait rencana untuk merelokasi warga yang tinggal di zona berbahaya ke Rusunawa. 

"Saat ini 10 unit bisa ditempati sambil dilakukan perbaikan ringan. Dan ke depan juga akan dilaksanakan perbaikan bagi unit-unit lain yang membutuhkan perhatian lebih," katanya, Minggu (4/1/2015).

Sebelumnya, Wali Kota Padang Fadly Amran mengimbau warga terdampak banjir Kota Padang untuk bersedia untuk direlokasi sementara ke Rusunawa yang disediakan Pemko Padang. 

Hal itu disampaikannya usai memimpin langsung gotong royong pasca banjir di Kampung Lapai Kecamatan Nanggalo, Minggu (4/1/25). 

Dia menyebut, laporan BMKG menunjukan bahwa pertumbuhan awan hujan masih cukup tinggi beberapa hari terakhir. Untuk itu, perlu dilakukan upaya pencegahan terhadap warga yang tinggal di zona berbahaya. 

"Kepada masyarakat yang saat ini berada dalam zona bahaya kami minta sekali untuk relokasi sementara dulu," imbau Fadly Amran. 

Dia menyebut, Pemko Padang telah menyediakan Rusunawa sebagai tempat relokasi sementara warga terdampak. 

"Saat ini ada 10 unit yang tersedia untuk sementara. Dan kami juga sudah mengintruksikan Dinas Perkim untuk melakukan perbaikan yang diperlukan di unit-unit Rusunawa kita agar nyaman untuk ditempati selama relokasi. Jadi sekali lagi kami minta, mohon warga yang berada di daerah rawan seperti di Nanggalo ini berkenan untuk direlokasi dulu,” tambah Fadly Amran. 

#*/Taufik/Riny


Jejaring, Solok Selatan (SUMBAR)___ Komitmen Polres Solok Selatan Polda Sumatera Barat dalam mewujudkan institusi yang bersih dan berintegritas membuahkan hasil. Polres Solok Selatan resmi ditetapkan sebagai salah satu satuan kerja Polri yang meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Kapolri tentang Penetapan Satuan Kerja Berpredikat WBK di Lingkungan Polri, yang diberikan kepada satuan kerja Polri yang dinilai berhasil membangun Zona Integritas secara menyeluruh.

Kapolres Solok Selatan saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan prestasi membanggakan, mengingat Polres Solok Selatan menjadi salah satu dari 55 Satuan kerja di seluruh Indonesia yang berhasil meraih predikat WBK. Selasa (30/12/2025)

“Polres Solok Selatan dinilai memenuhi seluruh indikator pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi. Kita patut bersyukur, pada penghujung tahun ini Polres Solok Selatan berhasil mendapatkan predikat WBK dari Kapolri,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, di lingkungan Polda Sumatera Barat, hanya terdapat tiga satuan kerja yang memperoleh predikat WBK, yakni Rolog Polda Sumbar, Polres Solok, dan Polres Solok Selatan.

Kapolres menegaskan, predikat WBK bukan sekadar penghargaan, melainkan wujud nyata komitmen Polres Solok Selatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mewujudkan Polri yang bersih, transparan, dan akuntabel. Capaian ini tidak lepas dari dukungan seluruh personel serta kepercayaan masyarakat terhadap Polres Solok Selatan,” jelasnya.

Capaian tersebut, lanjutnya, akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polres Solok Selatan untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan publik.

“Kami berkomitmen untuk mempertahankan predikat WBK ini sekaligus terus melakukan inovasi pelayanan, guna mendukung terwujudnya Polri Presisi yang semakin dipercaya masyarakat Kabupaten Solok Selatan,” pungkas Kapolres. 

#Ril/Riny 

Jejaring, Bukittinggi (SUMBAR)___ Momen peringatan 100 Tahun Jam Gadang tahun 2026, diharapkan mampu menumbuhkan semangat  warganya semakin mencintai Kota Bukittingi yang baru saja memperingati hari jadi ke 421. Sehingga rasa memiliki Kota Bukittinggi semakin dirasakan oleh warganya.

Demikian diungkapkan Wakil Walikota Bukittinggi Ibnu Asis, S.TP usai rapat persiapan Festival Literasi Internasional Minangkabau ke 4, International Minangkabau Literacy Festival (IMLF-4), Rabu (31/12/2025) di ruang kerjanya. Rapat IMLF-4 dilaksanakan dalam rangka persiapan memeriahkan peringatan 100 Tahun Jam Gadang, bersama kepala- kepala OPD terkait antara lain Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Nauli Handayani, kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rofie Hendria, Sekretaris Dinas Pendidikan  Kota Bukittinggi Yudhi Hidayat , kadiskominfo, Kepala UPT Bung Hatta dan OPD terkait lainnya.

Rapat dihadiri juga Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Rismal Hadi, yang juga bertindak sebagai Ketua panitia  peringatan  100 Tahun Jam Gadang, Ketua IMLF-4 Sastri Bakry,  Sekretaris IMLF-4 Armaidi Tanjung, bendahara IMLF, Siska Saputri.

Menurut Ibnu Asis, peringatan 100 Tahun Jam Gadang akan menggali dari sisi sejarah, ekonomi kreatif, pariwisata, sosial, pendidikan, tata kota, sastra budaya dan adat. Nilai-nilai kehidupan yang sudah ada kembali diperbincangkan pada event 100 Tahun Jam Gadang. 

Berbagai kegiatan digelar selama peringatan 100 Tahun Jam Gadang yang diselenggarakan sejak Januari hingga Desember 2026 mendatang. Event yang resmi ada dalam bentuk seminar, diskusi panel, talkshow, berbagai lomba, termasuk festival literasi di Jam Gadang. “Kita ingin momen  100  Tahun Jam Gadang ini membangkitkan keingintahuan masyarakat sejarah Bukittinggi dari berbagai aspek. Sehingga masyarakat peduli dengan kotanya sendiri. Pada momen 100 Tahun Jam Gadang ini kita tumbuhkan terus semangat mencintai dari warga kepada kotanya, yakni Bukittinggi ,” tutur Ibnu Asis.

Kota Bukittinggi semakin lama semakin tua. Kita ajak masyarakat  semakin peduli dengan sejarah dan perjalanan kotanya. Sehingga meningkatkan kepedulian terhadap kenyamanan, keamanan dan kebersihan kota. Apalagi Landmark utama Bukittinggi, Jam Gadang. Jika tidak ada kepedulian lagi, masyarakat bisa membuang sampah sembarangan, memalak wisatawan yang mampir. Ini pasti merusak Kota Bukittinggi, kata Ibnu Asis.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias sangat antusias dan serius menyelenggarakan perayaan 100 Tahun Jam Gadang ini. Walikota Bukittinggi menunjuk langsung Sekda Kota Bukittinggi sebagai Ketua Panitia peringatan 100 Tahun Jam Gadang agar memudahkan koordinasi teknis untuk semua kegiatan. 

Dengan banyaknya event selama peringatan 100 Tahun Jam Gadang, kami mengajak dan mengundang wisatawan dari berbagai kota dan negara untuk datang ke Kota Bukittinggi. Mari saksikan berbagai kegiatan selama peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Kita berharap dengan kegiatan 100 Tahun Jam Gadang ini dapat meningkatkan  kunjungan wisatawan ke Bukittingi  tahun 2026 mendatang yang tinggi. “Satupena Sumatera Barat yang menggelar  IMLF-4 pada 3 – 7 Juni 2026, akan didukung penuh untuk menyukseskannya sesuai pembicaraan dengan Panitia,” kata Ibnu Asis.

Ketua IMLF-4 Sastri Bakry menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan kepada IMLF-4 dilaksanakan di Bukittinggi bersamaan dengan peringatan 100 Tahun Jam Gadang. IMLF-4 merupakan kelanjutan dari IMLF-1 tahun 2023 yang diikuti 12 negara, IMLF-2 tahun 2024 diikuti 17 negara  dan IMLF-3 tahun 2025 lalu diikuti 24 negara. “ Kita akan menggaungkan terus 100 tahun jam gadang, beberapa kegiatan akan digaungkan dengan serba seratus. Seperti Parade Baca Puisi Dunia100 penyair, Peluncuran 100 Buku, Antologi Puisi 100 Penulis. Dari ratusan kegiatan Pemko sepanjang tahun 2026 kita targetkan 50 kegiatan dilaksanakan IMLF melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama Pemko Bukittinggi, Sumbar Talenta, Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Balai Bahasa, Balai Pelestarian Kebudayaan , Pemprov Sumbar, Pemko Padang, UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi, UPT Bung Harta, Orbit, DJA Foundation dan lainnya,” kata Sastri Bakry.

Tema IMLF-4 yang dilaksanakan pada 100 Tahun Jam Gadang adalah “Dari Literasi ke Lestari: Membangun Kesejahteraan, Perdamaian dan Pembelajaran Tanpa Henti". Sedangkan di antara kegiatan yang akan dilaksanakan seminar adalah utama, seminar dan diskusi paralel, pertunjukkan kesenian dan kesusasteraan, pembacaan puisi, peluncuran buku, diskusi buku, literasi wisata alam dan kuliner, berbagai lomba seperti lomba randai, lomba bertutur, lomba menulis kata- kata bijak tokoh, Jam Gadang Run dan sebagainya. 

“Ditargetkan diikuti 200 orang delegasi  yang berasal dari 30 – 40 negara . Peserta dari kalangan sastrawan, penulis, penyair, akademisi, ASN, peneliti, mahasiswa, pelajar, dan profesi lainnya,” ujar Sastri Bakry. 

Sekda Kota Bukittinggi Rismal Hadi mengatakan, OPD terkait diminta mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan IMLF-4 pada peringatan 100 Tahun Jam Gadang ini. “Dinas   Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bukittinggi diminta mengkoordinasikan persiapan ini dengan Panitia IMLF-4. Sehingga lebih detil dan rinci persiapan yang harus dilakukan, kita harus sukseskan acara ini. Kita hidupkan kembali Bukittinggi sebagai *Detak Jantung Ibukota* sehingga lestari di ingatan setiap warga dan berkesan bagi wisatawan  yang datang ke Bukittinggi terutama delegasi IMLF” kata Rismal Hadi.

#Ril/Riny

Dari Harapan ke Kenyataan: Refleksi Kritis Program Smart Surau Kota Padang Tahun 2025

Oleh:
Firdaus Gani
Ketua DPW FKDT Sumatera Barat dan Mahasiswa S3 UMSumbar


Sepanjang tahun 2025, Program Smart Surau di Kota Padang tampil sebagai salah satu kebijakan publik yang menonjol dalam upaya penguatan pendidikan karakter religius generasi muda. Pemberian reward Smart Surau oleh Pemerintah Kota Padang pada 31 Desember 2025 di Masjid Agung Nurul Iman Kota Padang, yang dirangkai dengan kegiatan Tabligh Akbar dan dihadiri masyarakat dalam jumlah besar, menjadi momentum simbolik yang menegaskan komitmen pemerintah terhadap pembiasaan shalat berjamaah Subuh, Magrib, dan Isya. Dalam perspektif pendidikan, strategi reward tersebut berfungsi sebagai penguat awal yang efektif untuk membangun atensi, motivasi, serta legitimasi sosial terhadap sebuah kebijakan pendidikan berbasis nilai keagamaan.

Namun refleksi hingga akhir tahun 2025 menunjukkan bahwa efektivitas Program Smart Surau belum sepenuhnya sebanding dengan daya tarik simbolik yang ditampilkan. Dominasi pendekatan reward tanpa diimbangi sanksi edukatif yang tegas berpotensi menempatkan pembiasaan ibadah pada ranah motivasi eksternal semata. Dalam teori pembentukan perilaku, kondisi ini cenderung melahirkan partisipasi yang fluktuatif dan bergantung pada stimulus sesaat. Di sisi lain, keterkaitan antara kerajinan shalat berjamaah Magrib, Isya, dan Subuh dengan sistem penilaian mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pada jenjang SD/MI dan SMP/MTs belum terinstitusionalisasi secara kuat, sehingga praktik ibadah berjamaah belum sepenuhnya dipahami sebagai bagian integral dari proses pendidikan formal. Keterlibatan guru secara kolektif juga masih terbatas, menjadikan Smart Surau lebih tampak sebagai program tambahan dibandingkan kultur pendidikan yang melekat dalam kehidupan sekolah dan madrasah.

Penguatan Program Smart Surau menuntut reposisi kebijakan dari pendekatan apresiatif menuju sistem rekayasa sosial dan pedagogik yang berkelanjutan. Reward perlu dilengkapi dengan sanksi edukatif yang tegas, proporsional, dan berorientasi pada pembinaan disiplin religius peserta didik. Keaktifan shalat berjamaah Magrib, Isya, dan Subuh perlu diposisikan sebagai indikator capaian sikap dan praktik ibadah yang terintegrasi dalam penilaian Pendidikan Agama Islam pada seluruh jenjang SD/MI dan SMP/MTs. Pada saat yang sama, keterlibatan seluruh guru di Kota Padang perlu diperkuat agar pendidikan karakter religius menjadi tanggung jawab kolektif institusi sekolah dan madrasah. Sinergi antara sekolah, pengurus masjid, dan masyarakat harus dikembangkan sebagai ekosistem pendidikan yang saling menguatkan dan berkelanjutan.

Refleksi tahun 2025 menegaskan bahwa Program Smart Surau di Kota Padang memiliki fondasi ideologis, kultural, dan sosial yang kuat, namun efektivitasnya sangat ditentukan oleh keberanian memperkuat desain kebijakan secara sistemik dan konsisten. Keseimbangan antara reward dan sanksi edukatif, integrasi penilaian akademik, serta keterlibatan penuh institusi pendidikan dan masyarakat menjadi prasyarat agar Smart Surau berkembang dari kebijakan simbolik menjadi model pendidikan karakter religius yang berdaya ubah tinggi dan berkelanjutan bagi generasi muda Kota Padang.

#Firdaus Gani

 
Jejaring, Padang (SUMBAR)___ Pergantian tahun selalu membawa dua suasana yang berjalan beriringan: gegap gempita perayaan dan ruang hening untuk refleksi. Saat 2025 resmi berganti menjadi 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat memaknai momentum ini sebagai titik awal memperkuat komitmen pengabdian dalam menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya.

Ucapan Selamat Tahun Baru 2026 yang disampaikan keluarga besar Ditlantas Polda Sumbar tidak berhenti pada pesan seremonial. Lebih dari itu, ia menjadi penegasan nilai pengabdian yang terus dijaga di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan kompleksitas lalu lintas di berbagai wilayah Sumatera Barat.

Pesan tersebut ditampilkan melalui visual yang sarat makna. Latar Jam Gadang dan Rumah Gadang menghadirkan kearifan lokal Minangkabau yang menekankan keteraturan, kehati-hatian, dan tanggung jawab bersama—nilai-nilai yang sejalan dengan semangat berlalu lintas yang aman dan berkeselamatan.

Di bagian utama visual, tampak Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., mengenakan seragam resmi Polri dengan gestur tangan terkatup. Sikap tersebut merepresentasikan doa, penghormatan, sekaligus ketulusan dalam melayani masyarakat Sumatera Barat.

Sepanjang 2025, dinamika lalu lintas di Ranah Minang dihadapkan pada beragam tantangan. Pertumbuhan jumlah kendaraan, lonjakan arus pada momen tertentu, serta kondisi geografis yang khas menjadi ujian nyata bagi upaya menjaga keselamatan di jalan raya.

Di tengah tantangan tersebut, aparat lalu lintas tetap hadir tanpa jeda. Pengamanan arus mudik dan balik, operasi keselamatan, hingga pelayanan pada momentum Natal dan Tahun Baru menjadi potret kerja yang menuntut kesiapsiagaan tinggi dan dedikasi berkelanjutan.

Tidak sedikit personel yang harus bertugas saat sebagian besar masyarakat merayakan momen kebersamaan dengan keluarga. Kehadiran mereka di persimpangan, jalur rawan, dan titik padat kendaraan menjadi ikhtiar nyata agar setiap perjalanan dapat berakhir dengan selamat.

Pesan Tahun Baru 2026 ini juga menjadi refleksi bersama bahwa keselamatan berlalu lintas bukan semata soal penindakan hukum. Lebih jauh, ia adalah proses membangun kesadaran kolektif bahwa satu pelanggaran kecil di jalan raya dapat berujung pada risiko besar bagi banyak pihak.

Memasuki 2026, Ditlantas Polda Sumbar meneguhkan arah pelayanan yang presisi dan humanis. Penegakan hukum tetap dijalankan secara profesional dan berkeadilan, namun diimbangi dengan pendekatan edukatif yang mendorong kesadaran pengguna jalan.

Langkah ke depan turut diperkuat melalui inovasi pelayanan. Pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan sinergi lintas sektor menjadi bagian dari strategi menciptakan sistem lalu lintas yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Di balik rompi reflektif dan peluit yang terdengar di persimpangan, tersimpan dedikasi yang kerap luput dari sorotan. Setiap isyarat tangan, patroli malam, dan imbauan keselamatan adalah upaya konkret menyelamatkan nyawa manusia.

Tahun baru menjadi momentum memperbarui semangat pengabdian tersebut. Bagi Ditlantas Polda Sumbar, 2026 dipandang sebagai babak baru untuk memperkuat kehadiran negara dalam melindungi masyarakat di ruang publik bernama jalan raya.

Pesan yang disampaikan pun tegas: keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan semangat Tahun Baru 2026, masyarakat diajak menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya, karena jalan raya yang aman adalah cermin kedewasaan dan kualitas peradaban suatu daerah.

#Ril/Riny

 
Jejaring, Kampar (RIAU)___ Bupati Pelalawan H. Zukri melakukan kunjungan kerja ke PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar Kamis, (1/1/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi debit air waduk serta mengantisipasi potensi dampak ke wilayah hilir, khususnya Kabupaten Pelalawan.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Zukri didampingi Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedera, SIK, Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang SIK, Dandim 0313/KPR Letkol CZI Satriady Prabowo, pejabat dari Balai Wilayah Sungai (BWS), manajemen PLTA Koto Panjang yang diwakili Arif dan Dani, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, serta sejumlah kepala OPD Pemda Pelalawan. 

Bupati Zukri menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan, kondisi debit air Waduk PLTA Koto Panjang saat ini masih dalam batas aman. Saat ini, pengelola membuka dua pintu air dengan ketinggian sekitar 50 cm, yang dinilai masih terkendali.
“Hari ini kami memastikan langsung kondisi debit air di PLTA Koto Panjang. Alhamdulillah, posisi debit air masih aman. Kita terus berdoa agar kondisi ini tetap terjaga. Saat ini memang dibuka dua pintu dengan ketinggian 50 sentimeter dan masih dalam kondisi aman.” ujar Bupati Zukri.

Bupati menambahkan, jika terdapat dampak ke wilayah Pelalawan akibat peningkatan debit Sungai Kampar, diperkirakan akan terasa dalam rentang waktu satu hingga dua minggu ke depan.

Lebih lanjut, Bupati Zukri menjelaskan bahwa elevasi waduk saat ini berada di angka 80, dan berharap tidak terjadi kenaikan debit air yang ekstrem atau tajam. Ia juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang Sungai Kampar, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.
“Saya mengimbau masyarakat Pelalawan dan masyarakat di sepanjang Sungai Kampar, baik yang bermukim di bantaran sungai maupun yang memiliki usaha keramba, agar selalu waspada, mempersiapkan diri, dan menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan.”tegasnya.

Menutup keterangannya, Bupati Zukri mengajak seluruh masyarakat untuk terus berdoa agar di tahun 2026 Kabupaten Pelalawan dan daerah sekitarnya dijauhkan dari musibah dan bencana.
“Mari kita berdoa bersama, semoga Allah SWT menjauhkan kita dari musibah dan bencana. Kalaupun air naik dan terjadi banjir, semoga tidak membawa mudarat bagi kita semua.”tutupnya.

#Purnama Tri Risky


Jejaring, Pasbar (SUMBAR)___ Kepolisian Resort (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menggelar rilis akhir tahun 2025 di Aula Tatag Trawang Tungga Mapolres setempat, Rabu (31/12/2025).

"Pencapaian kinerja sepanjang tahun 2025 merupakan modal utama bagi para personel dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik.

Dikatakan, sepanjang tahun 2025 diseluruh Polsek jajaran terjadi penurunan gangguan Kamtibmas sebanyak 1.158 kasus, dibanding dengan tahun 2024 sejumlah 1.327 kasus.

Kenaikan kasus tertinggi terjadi di Polsek Ranah Batahan sebanyak 21 kasus atau 47,67 persen, sedangkan penurunan terendah terjadi di Polsek Kinali sebanyak enam kasus atau 8,57 persen.

"Secara keseluruhan, kasus gangguan Kamtibmas di tahun 2025 terjadi penurunan sebanyak 169 kasus atau 12.74 persen," katanya.

Selanjutnya, kejahatan konvensional sebanyak 1.060 kasus di tahun 2025, dibandingkan tahun 2024 berjumlah 1.248 kasus, terjadi penurunan 188 kasus atau 15,06 persen dan kejahatan trans nasional tahun 2025 mengalami peningkatan sebanyak 16 kasus atau 22,54 persen.

"Sedangkan kejahatan terhadap kekayaan negara empat kasus atau 57,14 persen, dan kejahatan berimplikasi kotinjensi tidak terjadi kenaikan (tetap)," ungkapnya.

Dia menyebut, kasus kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan di tahun 2025 sebanyak 352 kasus atau 17,56 persen, dibandingkan tahun 2024 berjumlah 427 kasus.

"Jumlah korban meninggal dunia tahun 2025 sebanyak 29 orang, luka berat 62 orang, luka ringan 229 orang dan kerugian materil Rp 477.400.000," sebutnya.

Sementara itu, kasus tindak pidana narkoba di tahun 2025 mengalami kenaikan 85 kasus dengan jumlah tersangka 112 orang, dibanding tahun 2024 sebanyak 69 kasus dan jumlah tersangka 87 orang.

"Pihaknya menyita barang bukti narkotika sepanjang tahun 2025, meliputi jenis ganja sebanyak 6.053,14 gram dan sabu 939,21 gram," tuturnya.

Ditambahkan, Polres Pasaman Barat dan Polsek Jajaran juga melaksanakan proses penanganan masyarakat yang terdampak bencana alam banjir dan longsor di sejumlah Kecamatan yang ada di Kabupten Pasaman Barat.

"Selain penanganan selama masa tanggap darurat bencana, Polres Pasaman Barat juga melakukan pendistribusian bantuan kebutuhan pangan kepada masyarakat terdampak," ujarnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang berlebihan dalam menyambut pergantian tahun 2026, agar situasi Kamtibmas tetap berjalan aman dan kondusif.

"Mari lakukan kegiatan yang bermanfaat dan hindari penggunaan kembang api saat malam pergantian tahun," imbaunya. 

#Humas/Riny

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.